Manusia, lebih dari delapan kata yang dapat kita gunakan untuk mendeskripsikan sesosok makhluk yang satu ini. Baik, jahat, jelek, cantik, tampan, sabar, tekun, malas, dan masih banyak lagi yang dapat menggambarkan magaimana sosok makhluk yang satu ini, berdasarkan kepribadian dan visualisasi mereka. Manusia setidaknya memiliki dua sisi berbeda, sesuai dengan karakter manusia lain yang dihadapi. Ada yang terbiasa memperhatikan, dan terbiasa diperhatikan. Keduanya adalah dua sisi yang berbeda, dan itu pasti ada pada setiap manusia, menurutku.
Terbiasa memperhatikan, biasanya orang tersebut adalah seseorang yang sabar dan perhatian, dan memang terbiasa memperhatikan orang, sangat jarang ingin diperhatikan. Ia akan selalu berperan memperhatikan banyak orang yang perlu diperhatikan maupun yang ingin diperhatikan. Peran memperhatikan orang, tidak akan pernah bertindak biasa-biasa saja. Ia mungkin akan lebih pusing dan kerepotan jika dibandingkan dengan orang yang biasa-biasa saja. Karena, memperhatikan dan perhatian kepada seseorang adalah pekerjaan yang sulit. Kita akan terlalu memikirkannya lebih keras dibandingkan dengan orang yang biasa-biasa saja. Kita selalu berusaha agar orang kita perhatikan tersebut dapat menerima perhatian baik kita, serta membalas perhatian kita, setidaknya menghargai perhatian kita. Pasti akan sangat lelah bagi orang yang berperan memperhatikan orang. Kadang, mereka yang diperhatikan lantas tidak peduli dengan maksud kita, bahkan jika salah-salah, ia dapat saja menjadi.....ah sulit menjelaskannya semoga anda paham, atau kita sendiri yang merasa tidak enak dengannya. Pusing kan? Kita perlu hati-hati dengan segala sesuatu yang kita kerjakan, jelaskan, segalanya pokoknya. Hingga jauh dari kesalahan. Tipe terbiasa memperhatikan ini biasanya, jika dimintai tolong, seringnya akan dijawab dengan pasti, atau jika dicurhati, akan menanggapi dengan baik.
Kemudian, terbiasa diperhatikan. Nah, ada dua jenisnya kalau yang ini. Ada yang memang seharusnya perlu diperhatikan, ada juga yang inginnya diperhatikan. Bahas yang seharusnya diperhatikan dulu ya. Seseorang yang seharusnya diperhatikan, adalah seseorang yang mengundang kekhawatiran orang lain pada urusan-urusan tertentu, sehingga ia memang harus diperhatikan. Biasanya orang tersebut biasanya tidak selalu diperhatian, hanya kadang-kadang saja. Bisa saja dia berasal dari orang yang biasa-biasa saja, atau orang yang biasa memperhatikan. Ia akan membalas perhatian tersebut dengan baik dan menghargai perhatian itu dengan senang hati. Ya namanya juga diperhatikan, siapa yang tidak senang.
Selanjutnya, bahas tentang seseorang yang ingin diperhatikan. Tipe manusia seperti ini adalah seseorang yang jarang memberikan keputusan pasti, karena perlu dirayu terlebih dahulu baru ia dapat memutuskan, ya diperhatikan. Ia tidak akan mudah mengiyakan begitu saja. Selalu mengeluarkan jurus-jurus yang membuat seseorang yang memperhatikannya, harus memperhatikannya. Ia akan terlihat jual mahal, dan ogah-ogahan. Terkadang tanggapannya membuat yang memperhatikannya menjadi gemas dan bertanya-tanya, sebenarnya apa sih maunya? Contohnya saja, sebenarnya ia mau, tetapi ia akan terlihat terkesan tidak mau. Sehingga perlu rayuan terlebih dahulu hingga ia akan memustuskannya. Sebenarnya, tipe seperti itu dapat terjadi tergantung dengan orang yang dihadapinya. Ia tidak akan bisa berlaku seperti itu kepada seseorang yang lebih keras darinya. Dia hanya dapat melakukan hal ingin diperhatikan seperti itu kepada orang yang lebih lembut dari dirinya. Ya begitulah adanya.
Makanya, dari yang telah saya tulis diatas yang dilengkapi sedikit contoh, dua sisi tersebut pasti ada disetiap manusia. Tergantung dengan siapa yang ia hadapi. Tidak semua orang dapat diperlakukan sama. Tergantung kita memilih ingin berlaku seperti apa, dengan konsekuensinya yang ada pada setiap pilihan yang kita ambil bukan.
Thank you, HT
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^