Assalamualaikum...
di Ramadhan malam ke-7. Ada kesempatan menulis sedikit ilmu yang didapat. Di dalam bulan yang paling mulia, penuh ampunan, doa paling mustajab, dan pahala amalan berlipat-lipat dari bulan-bulan lainnya, dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, kesempatan untuk menghapus daftar nama kita di neraka. Sudah semestinya kita memanfaatkan ini untuk berlomba-lomba mengerjakan kebaikan, hingga berlomba-lomba untuk memohon ampunan untuk dosa yang lalu.
Al-Ghofur, Allah Maha Pengampun, adalah salah satu sifat Allah yang Maha Kuasa betapa ke Maha Murahan Allah kepada hamba-Nya. Sebesar apapun dosa dan kesalahan hamba-Nya, Allah akan mengampuninya. InsyaAllah.
Lalu, jika saja kau merasakan seluruh amalanmu belum dibalas dengan kenikmatan atau keinginanmu yang kau harapkan kepada Allah, sesungguhnya bukan berarti Allah belum membalas inginmu, melainkan Allah menggantikannya dengan apa yang paling engkau perlukan, yaitu Allah mengampuni dosa-dosamu yang lalu. Bahwa hal tersebut adalah bagian dari Rahmat dan Karunia Allah. Sungguh Allah Maha Pengampun bagi hamba-Nya yang bertaubat dan bertakwa.
QS. Nuh:3 dan 4
أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاتَّقُوهُ وَأَطِيعُونِ
(yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku, (ayat 3)
يَغْفِرْ لَكُمْ مِنْ ذُنُوبِكُمْ وَيُؤَخِّرْكُمْ إِلَىٰ أَجَلٍ مُسَمًّى ۚ إِنَّ أَجَلَ اللَّهِ إِذَا جَاءَ لَا يُؤَخَّرُ ۖ لَوْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
niscaya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui". (ayat 4)
Kemudian, perbanyaklah dan rutinkan istighfar, bahwa istighfar adalah perkataan orang-orang yang bertaubat dan bertakwa kepada Allah. akan diampuni dosa-dosamu dengan istighfarmu itu. Bahkan Rasulullah yang telah dijamin surga selalu beristighfar setiap hari sebanyak 100 kali.
يَاأَيُّهَا النَّاسُ تُوْبُوْا إِلَى اللهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ فَإِنِّيْ أَتُوْبُ فِيْ اليَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ
“Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan memohonlah ampun kepada-Nya, sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim)
يَاأَيُّهَا النَّاسُ تُوْبُوْا إِلَى اللهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ فَإِنِّيْ أَتُوْبُ فِيْ اليَوْمِ مِائَةَ مَرَّةٍ
“Wahai sekalian manusia, bertaubatlah kepada Allah dan memohonlah ampun kepada-Nya, sesungguhnya aku bertaubat dalam sehari sebanyak 100 kali.” (HR. Muslim)
Dan juga pula segala amalan-amalan baikmu itu dapat menjadikan ampunan bagi dosa-dosamu yang lalu. Maka berlomba-lombalah dalam mengerjakan kebaikan karena Allah semata.
Ampunan Allah adalah yang paling utama, lebih dari dunia dengan segala isinya. Kembalilah kepada Allah dan mohon ampunlah kepada Allah disertai dengan prasangka baik kepada Allah, bahwa Allah pasti akan mengampuni dan menerima taubat kita.
إِنَّ اللهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ العَبْدِ مَالَمْ يُغَرْغِرْ
“Sesungguhnya Allah menerima taubat seseorang hamba, selama nyawanya belum sampai di kerongkongan.”(HR. Tirmidzi)
إِنَّ اللهَ يَقْبَلُ تَوْبَةَ العَبْدِ مَالَمْ يُغَرْغِرْ
“Sesungguhnya Allah menerima taubat seseorang hamba, selama nyawanya belum sampai di kerongkongan.”(HR. Tirmidzi)
Dan ujian-ujian berupa musibah yang Allah berikan kepada hamba-Nya adalah jalan Allah untuk kita bertaubat atas dosa yang kita lakukan. Sikap kita dalam menghadapi musibah itu dapat menjadi mengampunan dosa-dosa kita. Mohonlah ampun kepada Allah.
Setelah memohon ampun kepada Allah dengan tulus ikhlas karena Allah, maka jangan malu untuk meminta apapun kepada Allah, karena hanya kepada Allah tempat meminta. Sesungguhnya Allah itu amat sangat menyukai hambanya yang bertaubat. dengan kita kembali kepada-Nya, maka disitulah Rahmat Allah sangat dekat.
QS. Sad: 34 dan 35
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَانَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ
Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh (yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat. (ayat 34)
قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَهَبْ لِي مُلْكًا لَا يَنْبَغِي لِأَحَدٍ مِنْ بَعْدِي ۖ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Ia berkata: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi". (ayat 35)
Wallahu a'lam bissowab
Wassalamualaikum:)
0 komentar
Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^