Secercah Serba-Serbi BPJS Kesehatan

Assalamualaikum...

Hallo apa kabarnya para blogger, reader, gogleer(apa coba)? Mudah-mudahan baik-baik aja lagi bahagia dan nggak lagi galau, hehe.

Kali ini saya mau cerita tentang secercah serba-serbi BPJS Kesehatan. Dimana hari ini saya harus ke kantor BPJS Kesehatan Jakarta timur, di daerah Rawamangun Jalan Sunan Giri, Jakarta Timur. Alasan nya harus kesana adalah, karena harus mengurus akun BPJS Kesehatan milik Almarhum Bapak yang ternyata selama ini masih jalan terus tagihannya, dan menyebabkan sedikit masalah, dan harus diselesaikan guna menutup segala urusan BPJS milik Almarhum dan kelanjutan BPJS milik saya dan ibu.

Akun BPJS dibuat dan aktif dimulai tahun 2015 lalu bulan Februari, waktu itu mendadak dibuat tepat di saat Bapak dirawat di Rumah Sakit, buat jaga-jaga kemungkinan Almarhum bakal dirawat di rumah sakit lumayan lama. Dibuat sekalian BPJSnya saya dan ibu dimana ketiganya lengkap yang tertera di Kartu Keluarga kita. Proses pendaftarannya mudah, tinggal dateng ke cabang buat daftar BPJS terdekat, waktu itu saya daftar BPJS yang ada di Klinik Assomadiyah Lubang Buaya, tinggal kasih KTP dan KK dan apa lagi agak lupa, dan bayar tagihan pertama sesuai kelas yang dipilih, dan di hari itu juga selesai pendaftarannya, siang-siang, tinggal nunggu jadi/aktifnya seminggu yang akan datang (agak lama sih, buat yang lagi butuhL). Tapi pada saat itu takdir berkata lain, dimalam harinya Almarhum Bapak harus dipanggil Allah SWT, kami sekeluarga harus menerimanya, dan otomatis BPJSnya belum kepake.

Seminggu kemudian, ada pemberitahuan SMS kalo BPJSnya udah jadi tiga-tiganya (Bapak, Ibu, Saya) tinggal diambil kartunya di BPJS yang ada di Klinik Assomadiyyah. Waktu pas ngambil, sempet bilang ke mas-mas BPJSnya kalo “Bapak saya udah meninggal jadi gimana jadinya ya BPJSnya?” lalu kata mas-masnya “Ooh… Yaudah gakpapa kartunya bawa aja (kira2 gitu intinya).” Terus saya agak nanya ke mas-masnya “Ini punya Almarhum Bapak saya tinggal gausah dibayar BPJS per bulannya aja gitu ya?” dan mas-masnya kayak meng-iya-kan gitu, jadi oke saya pergi dari situ intinya udah kelar ngambil kartu BPJS.

Bulan selanjutnya adalah bulan maret 2015, jadi bayar tagihan BPJS punya saya dan ibu saya aja, begitupun seterusnya sampe bulan Agustus 2016 ini, fine-fine aja bayar dengan nomer BPJS masing-masing, Ibu dan Saya. Terus buat ngelanjutin bayar tagihan pada bulan September di kantor pos tempat biasa bayar yang ada di kelurahan, ternyata saat itu ditagih per-KK gitu, sepaket se-KK gitu tagihannya, baru bulan itu aja begitu. Jadi mulai deket-deket ini ada pembaharuan sistem gitu, jadi gak bisa bayar per-orang lagi sekarang, tapi per-KK, nah kan waktu itu daftar pake KK yang masih bertiga Bapak, Ibu, Saya. Jadi BPJS Bapak masih lanjut jalan tagihannya sampe sekarang. Jadi, sebelumnya itu asumsinya saya dan keluarga “tinggal nggak usah dibayar aja BPJS Bapak nanti non-aktif sendiri”, karena selama itu bayar tagihannya per-orang, jadi kita anggap asumsi itu BENAR. Tapi sekarang dihitung per-KK, jadi harus perlu banget adanya laporan ke pihak BPJSnya kalau salah satu peserta BPJS telah meninggal dunia, maka akan diproses dan terhapus akun BPJSnya, sehingga tagihan BPJS bersangkutan berhenti.

Untuk melapor peserta BPJS meninggal dunia dengan membawa berkas persyaratan sebagai berikut:
1. Surat keterangan meninggal dunia dari Kelurahan/Rumah Sakit/Klinik/dll.
2. Kartu peserta BPJS yang bersangkutan
3. Bukti pembayaran BPJS terakhir peserta yang bersangkutan

Kemudian tinggal datang ke kantor BPJS Kesehatan sesuai domisili, ambil nomor antrian pada antrian “Keluhan dan (lain-lain apa tadi lupaL, tanya security dah pasti tau)” tinggal nunggu panggilan dan diproses.

Hal yang perlu (banget) diketahui, yaitu proses “nunggunya” lumayan makan waktu lama banget, jadi disaranin harus sabar-sabar banget dan jangan lupa sholat dan makan :p. Lumayan lama dan harus sabar karena, yang mengurus permasalahan-permasalahan mengenai BPJS Kesehatan itu nggak sedikit, dan harus adanya ketelitian yang nggak bisa diburu-buru. Apalagi kalo ada yang ngurus tunggakan sementara peserta yang bersangkutan itu lagi dirawat rumah sakit, itu biasanya di prioritasin dah biar cepet. Jadi kudu sabar dan pengertian sama prioritas dah hehe. Dan hal yang perlu banget diketahui lagi bahwa tagihan peserta BPJS meninggal dunia yang masih jalan yang belum dilaporin ke pihak BPJS sempe saat pelaporan itu wajib dibayar. Karena sudah terlanjur sepaket satu KK, gabung tagihannya sama BPJS saya dan ibu. Jadi untuk melanjutkan BPJS saya dan ibu, harus dibayar sejumlah 3 orang, saya ibu dan tagihan bapak sampai bulan pelaporan. Setelah lunas baru bisa di proses penonaktifan/penghapusan BPJS Almarhum Bapak.

Pelajaran yang diambil dari masalah ini adalah, bahwa kita harus menyentuh segala aspek urusan di hidup ini, terutama untuk segala urusan yang telah meninggal dunia. Harus teliti dan komplit menyelesaikan segala urusan. Jadi kasian sekaligus sedih kita dan gimana gitu pokoknya dah kan, dalam persoalan ini seolah-olahnya seperti “orangnya udah nggak ada, tapi harus masih ada tanggungan kewajiban”. Sebenernya enggak juga, ini karena kelalaian kami yang masih ada disini aja yang kurang aware sama BPJS ini. Maka dari itu sarannya kita harus melek sama segala urusan-urusan yang menyangkut tentang diri kita dan keluarga kita. Untuk menghindari hal-hal yang nggak diinginkan. Seperti halnya dalam case ini yaitu persoalan BPJS.

Selain tentang perlunya pelaporan meninggal dunia, perlu juga kesadaran sebesar-besarnya kita untuk membayar tagihan BPJS dan tagihan apa saja tepat waktu. Karena nggak sedikit orang tadi yang ketemu, mereka mengurus tunggakan BPJS sementara peserta bersangkutan sedang dirawat dirumah sakit dan perlu pake BPJS, kan repot juga, dan harus cepet diurus, makan waktu lagi. Karena kalo sampe nunggak maka BPJSnya akan nonaktif, jadi kalo mendadak lagi diperluin nggak bisa dipake, harus diurus kekantor BPJSnya, dan ya pasti ribet, yang tadinya harusnya tinggal dipake aja BPJSnya, tapi harus repot-repot ngurus tunggakan dulu. Batas waktu pembayaran BPJS adalah setiap tanggal 10.

Asumsi saya bagi para yang nunggak-nunggak itu adalah, dan saya juga pernah mikir kayak gitu juga sih, kalo “ah nggak usah bayar BPJS dah lagi kagak sakit juga.” Itu pernah. Karena mungkin kita setiap bulan setor BPJS terus tapi kayak nggak dipake-pake gitu ya kalo sehat terus (aamiin sehat terus ya Allah). Tapi ada seseorang ngingetin bahwa “Ya gakpapa dibayar terus aja, karena kan kita perlu persiapan juga kalo tiba-tiba sakit siapa yang tau, Allahu a’lam bissowab. Terus juga anggep aja sebagai amal kan itu setoran diputer dipake sama orang-orang yang lagi sakit pake BPJS.” Oke…bisa diambil masukkannya, mudah-mudahan diridhoi untuk hal yang benar datangnya dari Allah, dan dibenarkan untuk hal yang salah ya, mohon koreksinya.

Intinya dari kejadian hari ini, perlu ditingkatkan kesadaran dirinya dan kedisiplinan terhadap segala urusan di dunia ini, karena kagak disini doang resikonya bok, diakhirat juga. Hehe.

Terus, seharusnya bisa tuh….dibikin sistemnya agar untuk akun peserta BPJS yang meninggal dunia otomatis nggak wajib bayar dari bukti berkas pelaporan meninggal dunia dan lain-lainnya……yaaaaaaa……jadi lebih baik deh sistem BPJSnya, dan tentu akan membantu untuk nggak membebankan bagi Almarhum/Almarhumah ataupun keluarga yang ditinggalkannya, hehe.

Subhanakallahumma wa bihamdika
Asyhadu allaa ilaaha illa anta
Astaghfiruka wa atuubu ilaiih…
no image
Item Reviewed: Secercah Serba-Serbi BPJS Kesehatan 9 out of 10 based on 10 ratings. 9 user reviews.

good job well done

https://goo.gl/gDJfi1 || https://goo.gl/hdhGyq

terimakasih informasinya sangat bagus dan bermanfaat



Obat Herbal Asma

Informasinya sangat menarik dan bermanfaat. Terimakasih.


Obat Tradisional Tipes

Good work on your articles and do not forget to follow my article




obat herbal miom paling mujarab

Terimakasih atas informasinya , bermanfaat dan sangat menarik




Pantangan Penyakit Maag

Thanks for the information, very interesting and useful



obat alami ebola

Terimakasih atas informasinya sangat bermanfaat dan menarik :)


obat alami bradikardia

Terimakasih atas informasinya , sangat menarik dan bermanfaat



obat alami thalasemia

Terimakasih atas informasinya , sangat bermanfaat dan menarik


obat alami hemokromatosis

Thanks for the very interesting and useful information ^_^



Obat Tradisional Stroke Iskemik

Terimakasih informasinya , sangat bermanfaat dan menarik , sukses selalu :)


obat alami penyakit lupus

Emoticon? nyengir

Berkomentarlah dengan Bahasa yang Relevan dan Sopan.. #ThinkHIGH! ^_^

Komentar Terbaru

Just load it!